Jumat, 03 April 2009

Tentang Seni Lukis Kolase



PENGERTIAN KOLASE

Kolase (collage) adalah sebuah cabang dari seni rupa yang meliputi kegiatan menempel potongan potongan kertas atau material lain untuk membentuk sebuah desain atau rancangan tertentu.

–Kamus modern Art, A Collins – Larousse Concise Encyclopedia

Semua kegiatan ‘perakitan’ beraneka bahan dasar menjadi sebuah karya seni. Misalnya, merakit dan merekatkan kertas, kayu, metal, barang-barang bekas, bahkan sampah ke dalam media hiasan dinding. Begitu pula, semua media lukisan yang ditambahi, ditempeli asesoris berbagai bentuk benda sesuai aslinya.

KOLASE DALAM SENI RUPA

Kendati seni kolase berlawanan sifatnya dengan seni lukis, pahat atau cetak dan seni kriya lainnya yakni berupa karya yang dihasilkan tidak lagi memperlihatkan bentuk asal material yang dipakai seni lukis, misalnya, dari kanvas putih menjadi lukisan yang berwarnawarni.

Dalam seni kolase bentuk asli dari material yang digunakan harus tetap terlihat, jadi kalau menggunakan kerang-kerangan atau potonganpotongan foto,benda bekas, material tersebut harus masih dapat dikenali bentuk aslinya walau sudah dirakit menjadi satu kesatuan.Karya kolase digemari oleh pelukis Pablo Picasso, Georges Braque dan Max Ernst, Henri Mattise.

Sejarah Seni Kolase Dunia

Sejarah seni kolase berkembang pesat di Venice, Italia, kirakira pada abad 17. selanjutnya seni ini kian berkembang di Perancis, Inggris, Jerman dan kotakota lain di Eropa.

Kolase menjadi media yang digemari kalangan seniman disebabkan keunikan tampilannya yang menuntut kreativitas tinggi. Pelukis Pablo Picasso, Georges Braque dan Max Ernst terkenal dengan karya lukis memakai teknik kolase kertas, kain dan berbagai objek lainnya.

Henri Mattise adalah salah satu seniman yang beralih kepada seni kolase ketika jarijari tangannya terserang arthritis sehingga tak mampu melukis lagi.

Mattise memotong kertas warna dalam ukuran besar dengan berbagai bentuk sehingga tercipta murak kertas yang indah.

Di Indonesia,penulis sastra dan pegiat seni lukis,Putu Sugih Arta telah memilih untuk mengekspresikan karya-karya lukisnya ke dalam aliran lukisan kolase.

KOLASE DAN SENI LUKIS

Kendati banyak pelukis yang pakem, kurang setuju kolase dijajarkan dengan karya-karya lukis dua dimensi ( media datar ). Namun pertautan menuju pada proses ke arah kesejajaran lambatlaun akan di terima kalangan pelukis. Hal ini, tidak lain karena penggemarnya dari kalangan anak-anak yang merupakan generasi penerus akan menjadi tulang punggung alih generasi pelukis dunia.

Kolase Bagus Untuk Anak-Anak

Seni kolase diperkenalkan kepada anak-anak sekolah TK dan SD melalui aktivitas menghias hiasan dinding dengan biji-bijian atau potongan perca.

Kolase kaya akan unsur pendidikan komplit bagi perkembangan otak anak, diantaranya bermain dan berkreasi,belajar mengenal bentukbentuk geometris dan warna,melatih kemampuan motorik halus dllnya.

Selain itu, manfaat kolase dapat dirasakan sekali untuk :

a. membantu kemampuan berbahasa dengan jalan anak bisa menjelaskan makna dibalik hasil karyanya kepada guruguru/ayahibu.

c.melatih kepekaan estetis dan berempati pada barangbarang yang sudah tidak dipakai lagi.


MANFAAT KOLASE DAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN


Imajinasi anak bisa saja dalam wujud material yang akan digunakan, kalau diarahkan bahannya dapat berasal dari bahan-bahan bekas atau sampah (yang sudah dibersihkan) sehingga kebersihan lingkungan rumah tetap terjaga baik.

Memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak terpakai (sampah) mendukung gerakan daur-ulang, kertas koran bekas, plastik, dedaunan, apabila diaplikasikan ke medium datar maupun tiga dimensi dapat menghasilkan karya seni yang unik dan menarik.



Selamat Mencoba.

Sumber:
http://www.e-dukasi.net
http://www.susankatzstudios.com
http://www.rickbegneaud.net

http://www.artichokeyinkpress

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar